You are currently viewing Perkuat Sinergi Lintas Disiplin, Institut Teknologi Mojosari Gandeng IPM dan STIEKMA dalam Kerjasama Tri Dharma

Perkuat Sinergi Lintas Disiplin, Institut Teknologi Mojosari Gandeng IPM dan STIEKMA dalam Kerjasama Tri Dharma

NGANJUK (14/01/2026) – Institut Teknologi Mojosari (ITM) Nganjuk menerima kunjungan istimewa dari dua perguruan tinggi asal Malang, yakni Institut Pertanian Malang (IPM) dan STIE Kertanegara Malang (STIEKMA), pada Rabu, 14 Januari 2026. Pertemuan strategis ini menandai dimulainya kolaborasi antar-institusi dalam kerangka Tri Dharma Perguruan Tinggi (Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat).

​Kunjungan ini bertujuan untuk menyatukan kekuatan dari tiga disiplin ilmu yang berbeda namun saling melengkapi, yaitu teknologi, pertanian, dan ekonomi-manajemen, guna menghadapi tantangan industri dan masyarakat yang semakin kompleks.

Sinergi Teknologi dan Fasilitas Pendukung

​Rektor Institut Teknologi Mojosari, Wardi, M.Pd., menyambut antusias inisiasi kerjasama lintas sektoral ini. Dalam sambutannya, ia menegaskan komitmen ITM untuk menjadi mitra aktif dalam pengembangan ekosistem pendidikan yang kolaboratif.

​”Kami memandang kerjasama ini sebagai titik awal lahirnya berbagai inovasi yang inklusif. ITM membuka pintu selebar-lebarnya dan siap memberikan dukungan penuh, baik melalui akses fasilitas laboratorium maupun infrastruktur teknologi yang kami miliki, demi keberhasilan program-program kolaborasi ini ke depannya,” ujar Bapak Wardi.

Integrasi Agrikultur Modern

​Dari sisi pengembangan sektor pangan, Wakil Rektor 1 Institut Pertanian Malang (IPM), Dr. Anisa Zairina, S.Si., M.P., menyoroti pentingnya integrasi teknologi dalam memajukan pertanian nasional. Menurutnya, tantangan ketahanan pangan saat ini membutuhkan solusi berbasis riset dan teknologi terapan.

​”Kolaborasi dengan ITM adalah langkah krusial dan strategis. Melalui nota kesepahaman ini, kami berharap mahasiswa IPM mendapatkan akses yang lebih luas untuk mendalami implementasi teknologi tepat guna yang ada di ITM Nganjuk. Sentuhan teknologi modern sangat kami butuhkan untuk menjaga stabilitas dan ketahanan pangan nasional,” tegas Dr. Anisa.

Mencetak Lulusan Unggul dan Komprehensif

​Sementara itu, Ketua STIEKMA, Dr. Sri Dwiningsih, S.E., M.M., memandang kerjasama ini dari perspektif pengembangan sumber daya manusia yang holistik. Ia menilai bahwa sinergi antara ilmu manajemen dan teknologi adalah kunci di era industri saat ini.

​”Kerjasama ini merupakan upaya konkret kita bersama untuk mencetak profil lulusan yang tidak hanya handal secara manajerial, tetapi juga melek teknis. Kolaborasi ini akan melahirkan talenta-talenta yang mampu menguasai hard skill teknologi sekaligus memiliki kemampuan manajerial yang kuat,” ungkap Dr. Sri Dwiningsih.

​Acara kunjungan diakhiri dengan diskusi panel mengenai rancangan program kerja bersama dan penandatanganan dokumen kerjasama, serta sesi foto bersama antara pimpinan ketiga perguruan tinggi.

Tentang Institut Teknologi Mojosari (ITM):

ITM adalah perguruan tinggi yang berfokus pada pengembangan teknologi dan inovasi di wilayah Nganjuk, berkomitmen mencetak teknopreneur unggul.

Kontak Media:

Humas Institut Teknologi Mojosari

Email: [email protected]

Website: Mojosari, Desa Ngepeh, Kecamatan Loceret, Nganjuk

Leave a Reply