You are currently viewing Penuh Haru, Camat Rejoso Sebut KKN Institut Teknologi Mojosari 2025 Terbaik dalam Pengemasan Program

Penuh Haru, Camat Rejoso Sebut KKN Institut Teknologi Mojosari 2025 Terbaik dalam Pengemasan Program

REJOSO – Sebuah pengakuan tulus dan apresiasi mendalam mewarnai acara penutupan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Teknologi Mojosari (ITM) tahun 2025. Digelar di Pendopo Kecamatan Rejoso pada hari Jumat, 29 Agustus 2025, acara ini menjadi puncak dari dedikasi dan inovasi para mahasiswa yang telah mengabdi di enam desa: Rejoso, Jatirejo, Musir Lor, Musir Kidul, Klagen, dan Mojo Rembun.

Acara inti diisi dengan pemaparan hasil program kerja dari keenam kelompok mahasiswa. Masing-masing kelompok mempresentasikan capaian mereka dengan komprehensif, mulai dari program pemberdayaan UMKM berbasis digital, pembuatan teknologi tepat guna untuk sektor pertanian, hingga program literasi dan pendampingan administrasi desa. Setiap presentasi tidak hanya memaparkan kegiatan, tetapi juga dampak nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Momen paling menyentuh terjadi saat Camat Rejoso, Bapak T. Ovie Ardiyanto, memberikan sambutan penutupnya. Beliau secara terbuka membagikan pengalamannya dan membuat perbandingan yang menempatkan KKN ITM pada posisi istimewa.

“Saya harus berkata jujur. Seminggu sebelumnya, saya juga baru saja mengikuti penutupan KKN dari kampus lain, tapi tidak seperti dari KKN ITM,” ujar Bapak Camat memulai sambutannya, membuat suasana hening seketika.

Beliau melanjutkan dengan nada suara yang bergetar karena haru dan bergurau, “Dan saya sangat terharu ketika melihat program kerja yang dipaparkan oleh mahasiswa (ITM). Apabila bisa saya sampaikan ke pak rektor atau yang mewakili, kalau bisa diadakan lagi dalam waktu dekat ini, dua bulan kalau bisa.”

Pernyataan spontan dan tulus tersebut langsung disambut tepuk tangan gemuruh dari seluruh hadirin, termasuk para kepala desa dan tokoh masyarakat yang hadir. Bapak T. Ovie Ardiyanto menegaskan bahwa keunggulan mahasiswa ITM terletak pada profesionalisme, pengemasan program yang matang, dan inovasi yang benar-benar menjawab kebutuhan riil di lapangan.

Menanggapi pujian tersebut, perwakilan Dosen yang disampaikan oleh Bapak Muh. Fatkhur Rohman dari ITM mengucapkan rasa terima kasih yang mendalam atas dukungan luar biasa dari pihak kecamatan dan seluruh masyarakat. “Apresiasi ini menjadi pemicu semangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas program pengabdian kepada masyarakat di masa yang akan datang,” ujarnya.

Penutupan KKN ITM 2025 ini secara resmi mengakhiri masa tugas mahasiswa, namun meninggalkan jejak program yang berkelanjutan serta kenangan mendalam, terutama berkat pengakuan istimewa yang diberikan langsung oleh pimpinan wilayah Kecamatan Rejoso.

Leave a Reply