Menyalakan Semangat Perubahan: PKKMB Institut Teknologi Mojosari 2026 Cetak Inovator Muda Berakhlak dan Visioner

MOJOSARI, 31 Agustus 2026 — Ribuan langkah baru resmi menapak di gerbang Institut Teknologi Mojosari (ITM) pagi ini. Wajah-wajah penuh antusiasme dan harapan terlihat memenuhi area kampus. Bukan sekadar datang untuk mengejar gelar sarjana, generasi muda ini tengah bersiap digembleng menjadi agen perubahan. Di era di mana teknologi kecerdasan buatan dan digitalisasi melaju tanpa rem, ITM menyadari bahwa kecerdasan intelektual saja tak lagi cukup; moral dan kemampuan berkolaborasi adalah kunci memenangkan masa depan.

Kesadaran inilah yang menjadi roh utama dalam pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) ITM tahun akademik 2026/2027. Berlangsung selama tiga hari, mulai Senin (31/8/2026) hingga Rabu (2/9/2026), perhelatan akbar ini mengusung tema besar yang sangat relevan dengan tantangan zaman: “Beradaptasi dengan Akhlak, Berinovasi dengan Teknologi, Berkolaborasi Membangun Masa Depan.”

Tema ini bukanlah sekadar slogan kosong, melainkan sebuah kompas navigasi. Melalui PKKMB, kampus ingin memastikan setiap mahasiswa baru memiliki fondasi adaptasi yang berlandaskan etika, daya cipta yang didorong oleh penguasaan teknologi, dan kesadaran bahwa inovasi terbesar selalu lahir dari kerja sama, bukan kerja sendiri.

Membangkitkan Memori Sejarah dan Semangat Pengabdian

Acara pembukaan yang berlangsung meriah ini diwarnai oleh orasi-orasi kebangsaan dan motivasi dari jajaran pimpinan serta representasi mahasiswa. Presiden Mahasiswa (Presma) ITM tampil memukau membuka rangkaian sambutan dengan membakar semangat para mahasiswa baru. Ia menarik benang merah antara sejarah perjuangan bangsa dan tanggung jawab mahasiswa masa kini.

“Nganjuk merupakan tempat kelahiran dr. Soetomo, maka semangat beliau harus terus kita lanjutkan dan perjuangkan,” seru Presma dengan lantang. Pesan ini menegaskan bahwa mahasiswa ITM harus mewarisi DNA kebangkitan dan kepeloporan dr. Soetomo—berani mengambil peran, peduli pada kondisi bangsa, dan menggunakan ilmu pengetahuannya untuk membebaskan masyarakat dari belenggu ketertinggalan.

Semangat pergerakan tersebut kemudian dikontekstualisasikan ke dalam ranah Tri Dharma Perguruan Tinggi oleh Wakil Rektor 3 ITM. Dalam arahannya, beliau menitikberatkan pada esensi keberadaan sebuah institusi teknologi di tengah masyarakat.

“Institut Teknologi Mojosari bukan hanya kampus pendidikan, melainkan kampus pengabdian,” tegas Wakil Rektor 3. Pernyataan ini menjadi pengingat tajam bahwa setiap baris kode pemrograman yang ditulis, setiap sistem informasi yang dirancang, dan setiap perangkat keras yang diciptakan oleh mahasiswa ITM nantinya, harus berhilir pada solusi nyata yang membawa kebermanfaatan bagi masyarakat luas.

Mendobrak Stigma, Merajut Asa Lulus Bersama

Puncak pembukaan ditandai dengan pidato inspiratif dari Rektor Institut Teknologi Mojosari. Beliau memberikan injeksi motivasi untuk meruntuhkan tembok rasa rendah diri yang terkadang masih menghinggapi mahasiswa perguruan tinggi swasta. Rektor mengajak seluruh mahasiswa baru untuk mengubah paradigma mereka sejak hari pertama.

“Meskipun kita adalah kampus swasta, pola pikir kita harus tetap sama dan setara dengan kampus lain. Sama-sama mahasiswa, sama-sama berproses,” ucap Rektor, menekankan bahwa di dunia teknologi dan profesional saat ini, kompetensi dan portofolio jauh lebih dihargai daripada sekadar label almamater.

Menutup sambutannya, Rektor memberikan sebuah target yang disambut gemuruh tepuk tangan dan teriakan “Amin” dari seluruh peserta. Sebuah janji yang mengikat komitmen antara kampus dan mahasiswanya.

“Harapan saya dari yang sekarang masuk ke ITM, 4 tahun lagi harus wisuda bersama,” pungkas beliau dengan penuh harap.

Rangkaian Padat Tiga Hari ke Depan

Setelah pembukaan yang membakar semangat, PKKMB ITM 2026 akan dilanjutkan dengan berbagai sesi informatif dan interaktif hingga tanggal 2 September mendatang.

Pada hari pertama dan kedua, mahasiswa akan diajak menyelami sistem akademik perguruan tinggi, etika berkomunikasi di lingkungan kampus, serta wawasan mengenai perkembangan teknologi terkini yang difasilitasi oleh prodi masing-masing. Sementara pada hari terakhir, acara akan diisi dengan Student Fair atau pameran Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Organisasi Mahasiswa (Ormawa), sebagai langkah awal mewujudkan elemen “Berkolaborasi” dari tema yang diusung.

Selamat datang, Mahasiswa Baru Institut Teknologi Mojosari 2026. Mari berproses, berinovasi, dan bersiap membangun masa depan!